MAKALAH BAHASA INDONESIA
“Karya Ilmiah
dan Bahasanya”
Dibuat untuk
memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang di ampu oleh
Ahsani Taqwiem S,pd.,
M,pd.
Disusun Oleh : Kelompok 9
Aqilah
Az Zahra
(2210117320007)
Levina
Leilani (2210117220019)
Muhammad
Fari Rofif
(2210117210036)
Muhammad
Luffi Qosyaiyi (2210117310006)
Muhammad
Surya Rahman (2210117210044)
Najwa
Shofie (2210117320022)
Nina
Nurindriyani (2210117120016)
Nisrina
Septiyanti (2210117320009)
Rahma Sari Ayu
Dwita (2210117320020)
Siti Norhaliza (2210117320027)
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
PRODI PENDIDIKAN BAHASA
INGGRIS
BANJARMASIN
2022
KATA
PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami panjatkan
puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Bahasa
Indonesia yang berjudul “Karya Ilmiah dan Bahasanya”
Makalah
ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak secara offline maupun online sehingga dapat memperlancar pembuatan
makalah ini. Untuk itu kami meyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas
dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ini.
Akhir
kata kami berharap semoga makalah Pengantar Pendidikan tentang “Karya Ilmiah
dan Bahasanya” ini dapat memberikan wawasan lebih luas terhadap pembaca.
Banjarmasin, 27 September 2022
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata pengantar.....................................................................................................1
Daftar Isi.................................................................................................................2
Bab I Pendahuluan...............................................................................................3
Latar
Belakang........................................................................................................3
Rumusan
Masalah...................................................................................................4
Tujuan.....................................................................................................................4
Bab II Pembahasan..............................................................................................5
A. Pengertian Karya Ilmiah....................................................................................5
B. Ciri – ciri Karya
Ilmiah......................................................................................5
C. Syarat – syarat Karya
Ilmiah..............................................................................7
D. Fungsi dan Manfaat Karya
Ilmiah......................................................................7
E. Jenis dan Sistematika Karya
Ilmiah....................................................................8
Bab III Penutup.....................................................................................................10
Kesimpulan..............................................................................................................10
Saran........................................................................................................................10
Daftar Pustaka.......................................................................................................11
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Karya
ilmiah merupakan salah satu bentuk wacana tulis yang dilakukan berdasarkan
prosedur ilmiah. Karya ilmiah merupakan suatu tulisan yang dihasilkan oleh
seseorang yang didalamnya memuat permasalahan yang dikaji secara ilmiah.
Permasalahan yang terdapat dalam karya ilmiah bukan suatu bentuk permasalahan
yang ditemukan secara kebetulan, melainkan dengan hasil pengamatan,
penyelidikan, dan proses pengumpulan datanya dilakukan dengan cara penelitian.
Karya ilmiah biasanya diuraikan dalam bentuk laporan tertulis yang isinya
memaparkan hasil penelitian dan pengkajian.
Karya
ilmiah dalam bentuk tertulis merupakan karya yang mempersyaratkan kecermatan
berbahasa. Artinya, dalam penulisan karya ilmiah hal-hal yang perlu
diperhatikan antara lain adalah ketepatan penggunaan ejaan yang disempurnakan,
ketepatan penggunaan kata-kata, serta penggunaan struktur kalimat taat kaidah.
Menurut Budiharso (2007:58) karya ilmiah merupakan karya yang memiliki bobot
akademis tertentu ditinjau dari aspek organisasi tulisan, substansi masalah, akurasi
data, dan penyajian. Karya lmiah dievaluasi secara ketat dari beberapa aspek
sebagai kriteria sehingga karya ilmiah yang berbobot harus ditulis dengan
cermat.
Karya
ilmiah memiliki beberapa jenis, antara lain: skripsi, tesis, disertasi, makalah
ilmiah dan masih banyak lagi yang pada dasarnya merupakan hasil pemikiran
secara ilmiah maupun hasil penelitian.
Setiap
peneliti perlu memiliki sedikit penulisan dalam dirinya, karena tujuan
penelitian ilmiah adalah publikasi hasil. Memang, bukanlah tugas yang mudah
untuk menuliskan hipotesis, hasil, dan di atas segalanya, yakni
mendiskusikannya. Jangan lupa bahwa kita dinilai pada kemampuan kita untuk
menyampaikan ide-ide kita dan memberikan informasi.
Oleh
karena itu, tidak mengherankan bahwa karya tulis ilmiah memiliki peran yang
sangat penting dalam memuat dan menyampaikan hasil pemikiran kita secara
sistematis agar lebih mudah untuk dipahami.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
dijelaskan di atas maka rumusan masalah dalam diskusi ini adalah :
1. Apakah yang dimaksud Karya Ilmiah ?
2. Apa saja Ciri – ciri Karya Ilmiah ?
3. Apa saja Syarat – syarat Karya Ilmiah ?
4. Apa saja Manfaat dan Fungsi Karya Ilmiah ?
5. Apa saja Jenis – jenis Karya Ilmiah ?
6. Bagaimana Sistematika dari Jenis – jenis Karya
Ilmiah ?
C. Tujuan
Berdasarkan latar belakang dan
rumusan masalah yang telah dijelaskan di atas maka tujuan dalam diskusi ini
adalah :
1. Untuk mengetahui apa itu Karya Ilmiah
2. Untuk mengetahui apa saja Ciri – ciri Karya Ilmiah
3. Untuk mengetahui apa saja Syarat – syarat Karya
Ilmiah
4. Untuk mengetahui Manfaat dan fungsi Karya Ilmiah
5. Untuk mengetahui Jenis – jenis Karya Ilmiah
6. Untuk mengetahui Sistematika dari Jenis – jenis
Karya Ilmiah
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Karya Ilmiah
Karya
ilmiah terdiri dari dua kata yaitu : karya dan ilmiah. Karya menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pekerjaan, hasil perbuatan, buatan,
ciptaan (terutama hasil karangan). Sedangkan ilmiah adalah bersifat ilmu dan
secara ilmu pengetahuan, memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Ilmiah
diartikan sebagai hal yang berlandaskan kepada ilmu pengetahuan. Dalam membuat
sesuatu yang bersifat ilmiah seseorang harus memiliki landasan yang kuat atau
dikenal dengan istilah teori.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karya ilmiah
adalah karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah, berdasarkan data
dan fakta (obervasi, eksperimen, dan kajian pustaka). Singkatnya
karya tulis ilmiah adalah sebuah karya tulis yang disajikan secara ilmiah dalam
sebuah forum atau media ilmiah. Adapun menurut pendapat para ahli karya ilmiah
adalah sebagai berikut.
· Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyad
Karya ilmiah merupakan serangkaian kegiatan penulisan berdasarkan hasil
penelitian, yang sistematis berdasar metode ilmiah, untuk mendapatkan jawaban
secara ilmiah terhadap permasalahan yang muncul sebelumnya.
·
Brotowidjoyo
Karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan
ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.
· Sukohardjono (2007)
Karya tulis ilmiah adalah berbagai macam tulisan yang dilakukan oleh
seseorang atau kelompok dengan menggunakan tata cara ilmiah. Dengan kata lain,
karya tulis ilmiah adalah laporan tertulis hasil kegiatan ilmiah.
· Munawar Syamsudin
Tulisan ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas
dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu
secara utuh, teratur, dan konsisten.
· Eko Susilo (1995)
Karya ilmiah adalah salah satu karangan atau tulisan yang didapat sesuai
sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, pemantauan, penelitian
dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu serta sistematika
penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya atau keilmiahannya.
·
Dwiloka dan Riana
Karya ilmiah atau artikel ilmiah merupakan karya seorang ilmuwan
(pembangunan) yang hendak membangun ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang
didapat melalui literatur, pengalaman, serta penelitian.
Karakteristik
keilmiahan sebuah karya terdapat pada isi, penyajian, dan bahasa yang
digunakan. Isi karya ilmiah tentu bersifat keilmuan, yakni rasional, objektif,
tidak memihak, dan berbicara apa adanya. Isi sebuah karya ilmiah harus fokus
dan bersifat spesifik pada sebuah bidang keilmuan secara mendalam. Kedalaman
karya tentu sangat disesuaikan dengan kemampuan sang ilmuwan. Bahasa yang
digunakan juga harus bersifat baku, disesuaikan dengan sistem ejaan yang
berlaku di Indonesia. Bahasa ilmiah tidak menggunakan bahasa pergaulan, tetapi
harus menggunakan bahasa ilmu pengetahuan, mengandung hal-hal yang teknis
sesuai dengan bidang keilmuannya.
Namun, terlepas dari semua kerumitan dan nuansa-nuansa
―seram yang diciptakan di kepala guru, sebetulnya penulisan karya ilmiah
merupakan kegiatan yang sama dengan proses penulisan pada umumnya. Kegiatan
menulis pada dasarnya kegiatan menyampaikan atau menyajikan gagasan atau
pikiran, informasi, kehendak, kepentingan dan berbagai pesan kepada pihak lain
dalam bahasa tulis. Kegiatan menulis karya ilmiah tentu dipahami sebagai
kegiatan menyampaikan pengetahuan dan temuan baru dalam suatu bidang ilmu dalam
bahasa tulis. Karya ilmiah juga biasanya menggunakan media ilmiah, seperti
jurnal ilmiah atau forum ilmiah
B. Ciri –
ciri Karya Ilmiah
Secara garis besar ciri-ciri karya ilmiah dapat dikemukakan bahwa karya
dimaksud diakui atau dapat dimasukkan ke dalam bidang ilmu pengetahuan,
teknologi, atau seni tertentu, ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara
ilmiah. Jadi, beberapa ciri-ciri karya ilmiah adalah dibuat setelah menentukan
sebuah permasalahan, lalu diikuti dengan penelitian, pengumpulan data,
pengolahan data, analisis, dan kesimpulan yang diperoleh. Karya Ilmiah juga
dapat diterima apabila mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah, menyajikan
fakta, bersifat cermat dan jujur, bersifat tidak memihak, dan sistematis. Agar
mengetahui lebih lanjut tentang ciri-ciri karya ilmiah, berikut ini merupakan
ciri-ciri karya ilmiah beserta penjelasannya :
1.
Reproduktif
Karya
ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh
pembacanya sesuai makna yang ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami
konten dari karya ilmiah.
2.
Tidak Ambigu
Sebuah
karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detail dan tidak dikemas dengan
bahasa yang tidak membingungkan. Dengan begitu, maksud dari karya ilmiah itu
bisa langsung diterima oleh pembacanya.
3.
Harus Objektif dan Hindari Kesan Emotif
Ciri-ciri
karya ilmiah selanjutnya ialah harus objektif dan tidak boleh emotif atau
dibuat dengan dasar perasaan penulis. Hal ini penting agar karya ilmiah yang
dibuat dapat menjadi suatu karya objektif, bukan berpihak pada emosi penulis.
4.
Menggunakan Bahasa yang Baku dan Memperhatikan Cara Penulisan yang Tepat
Ciri-ciri
karya ilmiah yang keempat, mengharuskan karya ilmiah untuk ditulis menggunakan
bahasa yang baku dan memperhatikan cara penulisan yang tepat. Bahasa yang baku
maksudnya di sini adalah bahasa yang formal dan resmi sesuai Pedoman Umum Ejaan
Bahasa Indonesia (PUEBI).
5.
Menggunakan Kaidah Keilmuan
Ciri-ciri
karya ilmiah yang kelima, yakni sebuah karya ilmiah harus ditulis dan disusun
dengan kaidah keilmuan. Kaidah keilmuan di sini maksudnya adalah metodologi
penelitian yang harus diperhatikan oleh penulis karena dengan metodologi, karya
ilmiah memiliki kerangka pemikiran yang logis.
6.
Berkohesi dan Menggunakan Kalimat yang Efektif
Ciri-ciri
karya ilmiah yang terakhir ialah berkohesi dan menggunakan kalimat yang
efektif. Berkohesi di sini maksudnya adalah antara satu bab dengan bab yang
lain harus saling berkesinambungan, terutama isinya.
C.
Syarat – syarat Karya Ilmiah
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam penyusunan karya ilmiah.
Syarat ini terbagi menjadi 2, yaitu syarat Tata tulis karya ilmiah dan syarat
secara Bahasa yaitu sebagai berikut :
1.1 Syarat Tata Tulis Karya Ilmiah, yaitu :
·
Menggunakan bahasa
tulis ilmiah
·
Mengangkat
fenomena yang terjadi dalam kehidupan
·
Menggunakan cara
pengkajian tertentu
·
Menemukan sesuatu
yang dapat dijadikan masukan
·
Untuk memprediksi
atau mengontrol fenomena dalam kehidupan.
·
Menyajikan tulisan
dengan cara tertentu.
·
Apa yang di
kemukakan berdasarkan data dan atau hasil pemikiran yang cermat.
·
Apa yang di
kemukakan dapat di masukkan ke bidang disiplin ilmu tertentu.
·
Penulisan nya
mengikuti metode tertentu dengan sistematika.
·
Bahasa yang di
gunakan di dalam karya ilmiah efektif sesuai dengan kaidah
·
Isi yang di
ungkapkan di dalam karya ilmiah dapat di pertanggung jawabkan kebenaran.
1.2 Syarat Karya Ilmiah secara Bahasa, yaitu :
·
Sesuai dengan
kaidah
·
Logis dan Baku
·
Kuantitatif
·
Denotatif
·
Ringkas dan Tepat
D. Manfaat
dan Fungsi Karya Ilmiah
2.1 Manfaat karya ilmiah
Salah
satu manfaat penulisan karya ilmiah ini adalah membiasakan mahasiswa berpikir
sistematis, mulai dari menganalisa masalah, melakukan penelitian, hingga
akhirnya menemukan solusi. Untuk lebih jelasnya, masing-masing karya ilmiah
mempunyai manfaat nya tersendiri:
1.
Makalah:
Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis.
2.
Laporan buku:
Memberitahukan atau menjelaskan tanggung jawab tugas dan kegiatan pengamatan, memberitahukan
atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan
masalah dalam pengamatan, merupakan sumber informasi, merupakan bahan untuk
pendokumentasian.
3.
Resensi buku:
Memberikan gambaran pada pembaca mengenai sebuah karya dan memengaruhi mereka
atas karya tersebut.
4.
Anotasi: membantu
pembaca memahami literatur yang didaftar.
5.
Artikel ilmiah:
Melatih peneliti berpikir kritis, komprehensif, dan mampu mengembangkan ilmu
pengetahuan baru.
6.
Laporan kegiatan:
Menjadi bahan untuk penyusunan rencana kegiatan-kegiatan berikutnya, mengetahui
perkembangan dan proses peningkatan kegiatan, menjadi dasar penentuan
kebijakan.
7.
Skripsi: Secara
personal (penulis skripsi) akan mendapatkan manfaat berupa ilmu pengetahuan dan
wawasan baru, selain itu juga menambah informasi terbaru di bidang ilmu
pengetahuan yang didalami.
8.
Tesis: sarana
komunikasi akademik dalam sebuah bidang kajian keilmuan untuk menyampaikan
hasil penelitian, melalui penyampaian karya ilmiah ini diharapkan terjalin komunikasi
akademik antar berbagai komponen dalam suatu bidang keilmuan.
9.
Disertasi:
mendorong mahasiswa untuk lebih memperdalam studi yang telah ditekuninya.
2.2 Fungsi Karya Ilmiah
Secara
umum fungsi karya ilmiah dibedakan menjadi tiga yaitu fungsi untuk pendidikan,
fungsi untuk penelitian, dan fungsi fungsional. Dibawah ini terdapat pengertian
dari tiap fungsi karya ilmiah, yaitu :
1. Fungsi Untuk
Pendidikan
Fungsi
yang pertama yaitu untuk pendidikan, dimana dengan menulis karya ilmiah akan
memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga bagi penulisnya. Karena
penulis akan mampu berpikir, menulis dan mempertanggung jawabkan hasil dari
penelitiannya. Di perguruan tinggi, khususnya jenjang sarjana, mahasiswa
dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan
skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala
kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam.
2. Fungsi Untuk
Penelitian
Berikutnya
yang kedua yaitu untuk dunia penelitian, maksudnya karya ilmiah yang ditulis
berguna untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan berguna juga bagi seorang
peneliti untuk mempraktikkan prosedur ilmiahnya. Karya tulis ini sangat
membantu seorang peneliti untuk mendapatkan data yang akurat serta rinci dari
objek penelitiannya.
3. Fungsi
Fungsional
Sebagai
fungsi fungsional, fungsi ini maksudnya karya tulis ilmiah dapat berguna
sebagai alat untuk mengembangkan pengetahuan, sebagai bahan pustaka dan untuk
kepentingan disiplin ilmu tertentu.
E. Jenis – jenis dan Sistematika Karya Ilmiah
1. Makalah
Makalah adalah karya tulis yang
membahas pokok masalah tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup topik
tertentu dengan analisis logis dan objektif serta ditulis dengan sistematis. Biasanya, makalah
ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya,
diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah
dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian
masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar,
simposium, atau uji materi.
Secara keilmiahannya makalah
bersifat objektif tidak memihak, berdasarkan fakta, sistematis, dan logis. Secara
karakteristik makalahnya, dapat dilihat dari signifikansi topik atau masalah
yang dibahas, tujuan, kelogisan, keruntutan dalam pengorganisasian pembahasan.
Adapun ciri-ciri makalah, yaitu
mendemonstrasikan pemahaman mahasiswa tentang permasalahan teoritik yang dikaji
atau kemampuan mahasiswa dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip, atau teori
yang berhubungan dengan perkuliahan. Menunjukkan kemampuan pemahaman terhadap
isi dari berbagai sumber yang digunakan.
Berikut ini merupakan jenis-jenis makalah
yang sebagai suatu karya tulis ilmiah terbagi menjadi 3, (Mukadis, 2005) yaitu :
A.
Makalah Deduktif
Makalah Deduktif adalah makalah
sebagai karya tulis ilmiah yang representasi pemecahan masalah dengan
menggunakan pola pikir deduktif (teoritis rasional) atau kelogisan dalam
bernalar secara deduktif (The Logic of Injury).
B. Makalah Induktif
Makalah Induktif adalah makalah yang
pemecahan masalahnya menggunakan pola pikir induktif (empiris), yaitu data
empiris yang diperoleh dari lapangan serta relevan dengan masalah yang dibahas.
Pemecahan masalah berorientasi pada keselarasan dan keakuratan dalam
mendeskripsikan fenomena empiris sebagai representasi bernalar secara induktif.
C. Makalah Campuran
(Deduktif dan Induktif)
Yaitu makalah yang pemecahan
masalahnya menggunakan pola pikir deduktif dan induktif yang relevan dengan
masalah yang dibahas.
Sistematika Makalah, Terdiri
dari :
A. KATA PENGANTAR
B. DAFTAR ISI
C. DAFTAR TABEL / GAMBAR (Jika Ada)
D. DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN, memuat :
A.
Latar Belakang
B.
Topik Bahasan
C.
Batasan Masalah
D.
Tujuan Penulisan
E. Manfaat
Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Berisi
tentang teori yang relevan sebagai dasar untuk mengkaji masalah yang diajukan.
BAB III PEMBAHASAN
Isinya
berupa uraian yang bergantung pada rumusan masalah, tujuan, dan jenis makalah
yang dikehendaki.
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A.
Kesimpulan, merupakan hasil paparan yang sudah dituliskan sebelumnya.
B.
Saran, berisi apa saja yang perlu dilakukan atau dipertimbangkan oleh pihak
lain.
DAFTAR RUJUKAN
Berisi
bahan bacaan atau sumber yang dipakai langsung oleh penulis.
LAMPIRAN
Daftar
yang memuat keterangan tertentu yang diletakkan sebagai lampiran.
2. Laporan Buku
Laporan Bab dari buku (Chapter Report), sebelum ke laporan
buku ada laporan Bab yang berisi pemahaman mahasiswa terhadap bab tertentu
dalam buku yang dibaca. Struktur nya sebagai berikut :
(Tuliskan
Judul)
Disusun Oleh :
Nama :
NIM :
Identitas Buku :
Bab :
Penulis :
Penerbit :
Kota Terbit :
Tahun Terbit :
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penulisan
1.3 Manfaat Penulisan
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II RINGKASAN
BAB III PEMBAHASAN
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
Laporan Buku (Book Report), strukturnya sama seperti laporan Bab, berisi
deskripsi pemahaman mahasiswa terhadap isi buku yang dibaca. Dengan tujuan agar
mahasiswa tidak hanya sekadar membaca buku tapi juga betul - betul mengerti isi
kandungan buku yang lengkap. Berikutnya mahasiswa memaparkan inti kandungan
buku : pokok bahasan, ruang lingkup, konsep dan teori, sampai kesimpulan. Pada
bagian akhir mahasiswa mengemukakan pendapatnya bisa setuju atau tidak, atau
menemukan kekuatan atau kelemahan pada buku tersebut.
Ciri – ciri laporan ada 6, yaitu :
Ringkas dalam penulisan laporan, bersifat logis, laporan juga harus lengkap,
dapat ditulis secara sistematis, laporan harus berorientasi pada objektivitas,
dan dapat dilihat oleh khalyak umum.
3. Resensi Buku
Resensi (review) pada dasarnya sama dengan Laporan Buku. Hanya saja,
biasanya dilakukan oleh para ahli sesuai dengan bidang keilmuannya lalu
menimbang keabsahannya, tetapi hanya pada bagian bagian tertentu yang menurut
si resersier menarik. Berbeda dengan ahli mahasiswa membaca secara konfrehensif
buku tersebut dan disajikan dalam bentuk brifis (ringkasan). Berikut ini
ciri-ciri resensi, yaitu: berisikan judul, identitas buku, sinopsis atau ulasan
buku, kelemahan dan kelebihan buku.
Kata resensi berasal dari bahasa
Belanda resentia dan bahasa Latin resensio,
recensere atau juga reviere yang
artinya mengulas kembali. Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya.
Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh
dari buku dan disampaikan kepada masyarakat (Wikipedia). Resensi adalah
pertimbangan atau pembicaraan tentang buku ; ulasan buku (KBBI, 2008 : 1162).
Strukturnya sama seperti struktur laporan bab.
4. Artikel Ilmiah
Menurut
KBBI artikel adalah karya tulis lengkap, seperti laporan berita, surat kabar
dan sebagainya. Secara umum Artikel diartikan sebagai karya tulis ilmiah yang
memuat pendapat subjektif dari penulis mengenai sebuah peristiwa atau masalah
tertentu dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmiah dan mengikuti pedoman
ilmiah yang berlaku. Ciri-ciri artikel ilmiah, yaitu; bersifat objektif,
rasional, kritis, reserved, pengutipannya harus jelas, dan disertai daftar
pustaka.
Ada
dua jenis Artikel, yaitu Artikel Ilmiah dan Artikel Populer. Pada artikel
populer biasanya tidak dibentuk sistematika, sehingga semua sistematika dalam
artikel ilmiah dijadikan satu dalam satu tulisan. Berikut adalah sistematika
penulisan Artikel Ilmiah:
1. Judul
2. Abstrak
3. Pendahuluan
4. Metode
5. Hasil
dan Pembahasan
6. Kesimpulan
7. Daftar
Pustaka
5. Laporan Kegiatan
Laporan kegiatan merupakan tulisan
yang berkaitan dengan rangkaian kegiatan yang disusun sesuai kegiatan
sebenarnya dan juga sejumlah informasi yang diberikan kepada atasan dengan tujuan
sebagai pertanggung jawaban atas pelaksanaan suatu kegiatan. Ciri-ciri laporan
kegiatan ini sama halnya dengan ciri-ciri laporan buku. Pembuatan laporan
kegiatan biasanya dilakukan ketika sebuah acara atau kegiatan telah selesai
dilaksanakan. Format penulisan laporan kegiatan ialah sebagai berikut:
1.
Judul kegiatan
2.
Lokasi
3.
Tanggal kegiatan
4.
Dosen pendamping/ panitia
5.
Jumlah partisipan
6.
Latar belakang kegiatan
7.
Tujuan kegiatan
8.
Narasi kegiatan (tuliskan narasi kegiatan disertai foto pendukung kegiatan)
9.
Kesimpulan
6. Skripsi
Menurut KBBI Skripsi merupakan
karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari
persyaratan akhir pendidikan akademisnya. Menurut Bahasa, Skripsi merujuk
pada karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan yang berisi hasil penelitian sarjana mengenai
pembahsan suatu fenomena atau permasalahan dalam suatu bidang ilmu dengan
berdasa kepada kaidah-kaiah yang berlaku. Kaidah-kaidah tersebut biasanya
berbeda dari perguruan tnggi satu dengan perguruan tinggi lain, namun
secara umum kaidah-kaidah dasarnya sama. Ciri-ciri skripsi, yaitu; merupakan hasil
karya sendiri, skripsi ini harus original bukan tiruan dari orang lain, relevan
dengan bidang studi, memiliki manfaat teoritis atau praktis dari skripsi, dan
berdasarkan dengan kaidah-kaidah keilmuan (sesuai EYD).
Skripsi dilakukan dalam bentuk proyek penelitian dalam
suatu departemen. Hal ini merupakan kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan
yang dipelajari selama proses pendidikan di perguruan tinggi. Skripsi digunakan
untuk menilai inisiatif mahasiswa dan kemampuan mereka untuk merencanakan,
melaporkan, dan mempresentasikan proyek.
Dalam setiap bab
skripsi terdapat sub-sub bab. Berikut sistematika penulisan skripsi yang benar
:
A.
BAB I (Pendahuluan)
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
3. Tujuan Penelitian
4. Manfaat Penelitian
5. Definisi Operasional
B.
BAB II (Kajian Teori)
1. Kajian Teoritis
2. Hasil Penelitian dan Sampel
3. Kerangka Berpikir
4. Hipotesis Penelitian
C.
BAB III Metode Penelitian
1. Rancangan Penelitian
2. Populasi dan Sampel
3. Teknik Pengumpulan Data
4. Instrumen Penelitian
5. Teknik Analisis Data
D.
BAB IV Hasil dan Pembahasan
1. Uraian Hasil dan Penelitian
2. Uraian Pembahasan Penelitian
E.
BAB V Penutup
1. Kesimpulan
2. Saran
7. Anotasi
Anotasi bibliografi terdiri atas
kata “anotasi” dan “bibliografi”. “Anotasi” mengandung arti “ringkasan atau
evaluasi”, sementara “bibliografi” dapat diartikan sebagai daftar sumber bacaan
yang digunakan untuk mengkaji sebuah topik. Dalam kata lain, anotasi
bibilografi merupakan bentuk catatan yang dibuat oleh pengarang afau orang lain
untuk renerangkan, mengomentari, alau mengkritik teks karya sastra atau bahan
tertulis lain (KBBI, 2008: 73). Oxford Advanced Learners Dictionary
mendefinisikan sebagai: to add notes to a book or text, giving explanations
or comments (2000: 41). Bertujuan untuk memperluas dan memperdalam
pemahaman mahasiswa tentang topik fertentu yang dibahas. Salah satu ciri
anotasi ini adalah memuat suatu kritikan ataupun pendapat pembaca terhadap
artikel yang telah di baca, dengan menuliskan judul, nama pengarang, tahun
terbit, dan pendapat dan pandangan pada artikel.
Anotasi ditulis dalam satu atau dua
pragagraf dengan memuat judul buku, pengarang, tahun terbit, kata-kata kunci,
pokok-pokok isi buku atau artikel Jurnal ilmiah yang pada bagian akhir berupa
pandangan atau pendapat pembuat anotasi.
8. Tesis
Karya ilmiah yang dibuat sebagai
salah satu syarat untuk lulus pendidikan jenjang pascasariana pada jenjang
magister. Tesis merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam penelitian
dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan dalam dunia pendidikan.
Tesis biasanya hanya terfokus pada salah satu isu sentral yang ada di dalam
sebuah disiplin ilmu saja. Ciri-ciri
tesis, yaitu: struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, bersifat objektif
disampaikan dengan gaya impersonal, menggunakan bentuk kalimat aktif, dan tidak
menggunakan kata ganti benda pertama atau kedua, serta menggunakan bahsa baku.
Sistematika penulisan proposal tesis sama dengan proposal
skripsi, yaitu sebagai berikut ;
- Bagian
Awal,
memuat :
- Halaman Sampul
- Halaman Persetujuan
- Bagian
Utama, memuat
:
- Latar Belakang Masalah, secara operasional, untuk
tesis yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian
sekurang - kurangnya memuat hal-hal berikut ini.
- Penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah penelitian
yang diteliti itu penting dan menarik
- Penelitian-penelitan terdahulu yang mendasari
penelitian yang akan dilakukan atau bukti-bukti kebaruan penelitian,
terutama yang bersumber dari terbitan jurnal ilmiah atau temuan lapangan
lainnya.
- Lingkup Penelitian
- Perumusan masalah, permasalahan yang Dirumuskan dalam
proposal tesis diarahkan pada pengembangan ilmu.
- Tujuan Penelitian sama dengan skripsi
- Manfaat Penelitian sama dengan skripsi
- Definisi Istilah sama dengan skripsi
- Kajian Pustaka
- Hipotesis Penelitian sama dengan skripsi
- Metode Penelitian, Metode penelitian disebutkan secara
eksplisit dan mengandung uraian tentang.
- Desain dan Jenis Penelitian, sama dengan skripsi.
- Variabel Penelitian
- Waktu dan tempat penelitian, sama dengan skripsi.
- Populasi dan sampel, atau subjek penelitian, sama
dengan skripsi.
- Teknik pengumpulan data dan instrumen pene litian, sama
dengan skripsi.
- Prosedur penelitian, sama dengan skripsi.
- Teknik analisis data.
- Indikator keberhasilan (khusus jenis penelitian
tindakan kelas) sama dengan skripsi
- Jadwal penelitian
3. Bagian Akhir , memuat
- Daftar
Pustaka
- Lampiran
9. Disertasi
Karya ilmiah yang disyaratkan untuk lulus pendidikan
jenjang pascasarjana jenjang doktor. Disertasi merupakan bukti kemampuan
mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru
dalam salah satu disiplin ilmu.
Disertasi bertujuan menghasilkan
informasi ilmiah, teori, proposisi atau konsep baru yang dikaji secara
mendalam. Disertasi tidak hanya sebatas "show the facts"
tetapi menjawab pertanyaan "mengapa". Ciri-ciri disertasi ini
biasanya akan dilakukan oleh mahasiswa pascasarjana, dikembangkan dari studi
teoritis berdasarkan fakta-fakta empiris, sangat mendalam, dalam suatu level
minimum penguji adalah professor dan dokter yang telah berpengalaman, berbasis
berat yang lebih kompleks, dan berisi 60 daftar pustaka.
Sistematika
penulisan proposal disertasi yaitu sebagai berikut ;
1.
Bagian Awal, memuat :
1.
Halaman sampul
2.
Halaman persetujuan
2.
Bagian Utama, memuat :
1.
Latar Belakang Masalah
2.
Lingkup Penelitian
3.
Rumusan Masalah
4.
Tujuan Penelitian
5.
Manfaat Penelitian
6.
Definisi Istilah atau Definisi Operasional
7.
Kajian Pustaka, untuk disertasi disarankan mengkaji sumber pustaka
yang berasal dari jurnal ilmiah (nasional/ internasional) paling sedikit 15
artikel.
8.
Hipotesis Penelitian
9.
Metode Penelitian disebutkan secara eksplisit dan mengandung uraian
mengenal hal berikut ini ;
§
Desain dan Jenis Penelitian
§
Variabel Penelitian, untuk penelitian yang bersifat kuantitatif disarankan
lebih dari satu (lebih banyak daripada skripsi).
§
Waktu dan tempat penelitian
§
Populasi dan Sampel, atau Subjek Penelitian
§
Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian sama dengan
skripsi
§
Prosedur Penelitian, sama
dengan skripsi
§
Teknik Analisis Data, untuk penelitian kuantitatif perlu dijelaskan
alasan rasional penggunaan model statistik dan kesesuaianya dengan rancangan
penelitian yang telah ditetapkan. Untuk penelitian kualitatif uraian bagian ini
berisi penjelasan atau raasional analisis atau interpretasi informasi yang
berhasil dijaring, termasuk proses reduksi data.
§
Jadwal Penelitian
3.
Bagian Akhir, memuat :
1.
Daftar Pustaka
2.
Lampiran
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Karya ilmiah dapat didefinisikan sebagai sebuah tulisan
atau laporan tertulis yang menjelaskan mengenai hasil penelitian atau kajian
dari suatu masalah. Hasil penelitian untuk karya ilmiah biasanya dibuat
dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang dengan mematuhi kaidah dan etika
keilmuan yang berlaku. Oleh karena itu, dalam menulis karya ilmiah, penulis
harus mematuhi struktur karya ilmiah yang berlaku.
Suatu tulisan dapat termasuk sebagai karya ilmiah apabila
memenuhi aspek rasionalitas, memiliki permasalahan yang bersifat faktual dan
objektif, dan tentunya menerapkan struktur dan kaidah ilmiah yang tepat.
Penulis sangat disarankan untuk menggunakan bahasa yang jelas dan lugas sesuai
kaidah kebahasaan yang berlaku atau Ejaan Bahasa Indonesia. Karya ilmiah sangat
tidak diperbolehkan menggunakan bahasa yang ambigu atau bermakna ganda, hal itu
dikhawatirkan tidak memberikan jawaban, tetapi justru malah semakin
membingungkan para pembaca.
B. Saran
Diharapkan,
untuk semua orang yang ingin membuat sebuah karya ilmiah hendaknya
memperhatikan syarat-syarat serta sistematika penulisan karya ilmiah, agar
karya ilmiah dapat menjadi sebuah ide pemikiran dalam bentuk sebuah bentuk
tulisan yang tujuannya untuk mempermudah memahami suatu proses penelitian.
DAFTAR
PUSTAKA
Ahmad.
2021. “Karya Tulis Ilmiah: Pengertian,
Fungsi, Struktur dan Contoh KTI”, https://www.gramedia.com/literasi/karya-tulis-ilmiah/, diakses pada 26 September 2022
Faozan,
Tri Nugroho. 2020. “Pengertian Resensi,
Tujuan, Unsur, Jenis, Struktur, dan Manfaatnya”, https://www.bola.com/ragam/read/4428189/pengertian-resensi-tujuan-unsur-jenis-struktur-dan-manfaatnya, diakses pada 26 September 2022
Kompas.
2022. “Laporan Kegiatan Usaha:
Pengertian, Kriteria, Manfaat dan Analisisnya”, https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/skola/read/2022/05/25/170000369/laporan-kegiatan-usaha--pengertian-kriteria-manfaat-dan-analisisnya, diakses pada 26 September 2022
Deepublish.
2020. “6 Manfaat Penelitian Skripsi yang
Wajib Kamu Tahu”, https://www.google.com/amp/s/deepublishstore.com/manfaat-penelitian-skripsi/amp/, diakses pada 26 September 2022
Chandra.
2022. “Pengertian Tesis, Mengenal Jenis,
Ciri, dan Fungsi Tesis”, https://alayaam.net/pengertian-tesis-jenis-ciri-fungsi-tesis, diakses pada 26 September 2022
Hayati,
Rina. 2022. “Pengertian Disertasi, Ciri,
Jenis, Tujuan, dan Cara Menulisnya”, https://penelitianilmiah.com/pengertian-desertasi, diakses pada 26 September 2022 pukul 18.05
Serikatinfo.
2022. “Jenis-jenis Karya Ilmiah dan
Sistematika Penulisannya”, https://serikatinfo.com/jenis-karya-ilmiah-dan-sistematika-penulisannya/, diakses pada 26 September 2022 pukul 19.45
Rizki,
Anisa. 2022. “Karya Ilmiah: Pengertian,
Ciri-ciri dan Struktur Penulisannya”, https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6077792/karya-ilmiah-pengertian-ciri-ciri-dan-struktur-penulisannya, diakses pada 26 September
Faozan,
Tri Nugroho. 2021. “Pengertian Karya Ilmiah menurut Para Ahli, Tujuan, Unsur,
Jenis, dan Manfaatnya”, https://www.bola.com/ragam/read/4745843/pengertian-karya-ilmiah-menurut-para-ahli-tujuan-unsur-jenis-dan-manfaatnya, diakses pada 27 September 2022
Zulkifli,
Dr.H M.Pd, dkk. (2019). Pedoman Penulisan
Karya Ilmiah. Banjarmasin: FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Komentar
Posting Komentar